Pages

Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan

Mau Sehat? Jadilah Orang Religius

Jumat, 24 Agustus 2012

Melakukan olahraga teratur dibarengi konsumsi makanan bergizi seimbang selama ini selalu didengung-dengungkan oleh para pakar kesehatan sebagai resep jitu dalam menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Tetapi alangkah baiknya jika Anda tidak melupakan unsur religius dalam menunjang kesehatan seperti berdoa atau pun bermeditasi.

Berbagai studi ilmiah mengklaim, melakukan doa dan meditasi secara teratur dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan memperpanjang usia hidup seseorang.

Di Amerika Serikat misalnya, praktik-praktik religius kini menjadi salah satu terapi alternatif yang paling banyak dilakukan. Studi di University of Rochester misalnya menemukan, lebih dari 85 persen orang yang menderita sakit memilih untuk berdoa. Prosentase ini jauh lebih tinggi dibandingkan yang memilih menjalani pengobatan herbal atau pengobatan medis lainnya. Hal ini semakin membuktikan bahwa doa sungguh-sungguh efektif dalam membantu penyembuhan.

Banyak orang percaya bahwa berdoa dapat membantu meringankan stres, yang merupakan salah satu faktor risiko utama untuk penyakit. Disamping juga ampuh untuk membuat pikiran tetap positif dan menjadi orang kuat dalam menjalani setiap permasalahan hidup.

Dr Herbert Benson, seorang spesialis jantung dari Harvard Medical School dan seorang pionir dalam bidang pengobatan pikiran/ tubuh mengatakan bahwa respon relaksasi akan terjadi ketika seseorang berdoa atau meditasi. Pada saat itu, metabolisme tubuh akan menurun, denyut jantung melambat, tekanan darah turun, dan napas menjadi lebih tenang dan lebih teratur.

Dalam risetnya Herbert Benson menemukan bahwa melakukan praktik spiritual dalam jangka panjang dan setiap hari membantu menonaktifkan gen yang memicu percepatan kematian sel dan peradangan. Menurut Benson, pikiran dapat mempengaruhi ekspresi gen seseorang. Dan ini adalah bukti menarik bagaimana doa dapat mempengaruhi fungsi tubuh pada tingkat yang paling dasar.

Sementara itu, Dr Andrew Newberg, direktur Center for Spirituality and Mind University of Pennsylvania telah melakukan penelitian terhadap para Buddha Tibet saat melakukan meditasi dan Biarawati Fransiskan ketika berdoa. Hasil memperlihatkan bahwa terjadi penurunan aktivitas pada bagian otak yang berkaitan dengan kesadaran dan orientasi spasial. Peneliti juga menemukan bahwa doa dan meditasi dapat meningkatkan kadar dopamin, yang berhubungan dengan peningkatan rasa sukacita.

Sebuah riset National Institutes of Health menemukan bahwa orang yang berdoa setiap hari terbukti memiliki risiko lebih rendah terkena hipertensi (40 persen) ketimbang mereka yang berdoa secara tidak teratur. Bahkan, penelitian di Dartmouth Medical School menemukan bahwa pasien dengan keyakinan agama yang kuat di mana harus menjalani operasi jantung, tiga kali lebih mungkin untuk cepat pulih ketimbang mereka yang kurang religius.

Studi lain juga menunjukkan bahwa doa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu untuk mengurangi keparahan dan frekuensi dari berbagai penyakit.      
Read more ...

Tetap kokoh Islam walau sekeliling Non muslim

Kamis, 26 Juli 2012
Iman itu kadang bagaikan DNA. Kemanapun pemiliknya pergi tak akan berubah. Itulah sekelumit perjalanan hidup Dubes RI Untuk China, Imron Cotan. Walau sejak kecil hidup di lingkungan non-muslim, iman Islamnya tak pernah luntur. Tetap istiqomah di jalan Ilahi.

Dubes yang suka berpakaian rapi ini secara jujur mengatakan bahwa di masa kecil, kedua orang tuanya tergolong papa dengan 9 anak yang semua memerlukan gizi dan pendidikan. Oleh karena keadaan itu, mulai masa SMP di awal 1970-an, ia diserahkan kepada keluarga adik ibunya di Sabang yang berbeda agama dan terpandang di masyarakat.

Rupanya, sang paman dan tante memperlakukan Imron dengan sangat baik, seperti anaknya sendiri. Hal yang tidak pernah disentuh keluarga ini adalah soal keimanan. Imron kecil tetap dibiarkan untuk salat dan mengaji di pesantren dan madrasah. Bahkan, buku-buku agama juga disediakan dengan lengkap.

Di sisi lain, Imron kecil bagaikan kakak dari anak-anak tantenya. Selain menyayangi, ia membantu belajar dan mengantarkan mereka ke sekolah. Tidak hanya itu, pada saat hari minggu ke gereja, Imron juga mengantar dan menjemput. Pokoknya, keluar hingga pulang ke rumah harus selamat.

Uniknya lagi, justru Imron kecillah yang mengajari "adik-adiknya" tentang bagaimana cara menerima komunikasi yang baik. Mulai bagaimana menjulurkan lidah hingga menelannya. Tidak hanya itu, Imron juga pernah main tonil dalam rangka natalan. Biasanya, ia menjadi tokoh majusi yang tugasnya mencari bintang. "Saking seringnya ke gereja, saya sampai saat ini masih hafal fasih tata cara dan ucapan ibadah umat Katolik," ujarnya di sela-sela kesibukannya di Beijing, Jumat (27/07/2012).

Di sisi lain, meski tinggal di keluarga non-muslim, Imron mengaku tidak pernah makan barang haram seperti babi. Keluarga sang tante yang bermarga Siregar itu selalu menyuguhkan makanan halal. Tidak hanya itu, sampai masa kuliah, Imron mendapat dukungan penuh dari keluarga tante tanpa harus memberikan konsesi apapun, kecuali saling mengasihi.

Selepas kuliah dan menjadi diplomat, Imron muda selalu ditempatkan oleh kantornya di negeri-negeri yang mayoritas masyarakatnya tidak muslim. Diantaranya tinggal 10 tahun di Jenewa. Kala itu, tantangan terbesar baginya hanya satu: memberikan pendidikan Islam yang pas bagi putra putrinya.

Salah satu cara yang ditempuh untuk menggembleng iman anak-anak yaitu dengan memberi contoh secara kongkrit. Mulai membaca doa sebelum makan hingga salat berjamaah. Selain itu, mendatangkan guru ngaji yang tidak hanya mengajarkan Islam secara teksbook namun memberikan pemahaman secara rasional. Selama dinas di dalam negeri, anak-anak terus dijejali pengetahuan agama semaksimal mungkin.

"Anak-anak saya insya Allah masih menjalankan ibadah dengan baik bahkan diantaranya malah cenderung ketat. Anak pertama di Sidney kawin dengan muslim Prancis, kedua tinggal di Canberra dan yang ketiga masih sama saya," katanya.

Sampai saat ini sang Dubes tetap istiqomah dengan imannya. Islam diaku sebagai DNA-nya. Bahkan di antara teman-temannya, mantan Sekjen Kemlu ini termasuk orang yang dianggap patuh agama. Salat lima waktu nyaris tidak bolong, haji ditunaikan, bahkan umrah dengan keluarga sudah dua kali.

Bagi Dubes Imron Cotan, Ramadan merupakan momentum tepat bagi peningkatan silaturahmi di antara staf dan masyarakat Indonesia, khususnya di Beijing. Karenanya, di KBRI dilaksanakan tarawih setiap hari dengan kultum secara bergantian. Di akhir puasa, akan diadakan salat Ied dan silaturahmi.

Dalam pemahaman Pak Dubes ini, Islam itu memiliki aneka warna yang indah yang tidak perlu diseragamkan, apalagi melalui pemaksaan. Perbedaan sudah merupakan sunnatullah. Justru hanya dengan satu warna saja maka akan timbul kejenuhan. Adapun cara terbaik dalam menyikapi perbedaan adalah berdialog dengan hati dan pikiran yang terbuka.

"Kalau itu semua bisa dilaksanakan. Bisa jadi, kita ini adalah khalifatullah fil ardi sebagaimana tercantum dalam kitab suci dan agama Islam menjadi rahmatan lil alamin," ujarnya
Read more ...

5 hal sederhana yang memiliki Pahala Berlipat Ganda Di Bulan Puasa

Rabu, 25 Juli 2012

Alhamdulillah, hari ini sudah memasuki hari keempat di Bulan Ramadhan. Bagaimana puasa rekan-rekan semua ? Mungkin masih awal, jadi ada beberapa penyesuaian. Biasanya tidak makan sahur, harus bangun malam kemudian makan sahur. Jadi siang harinya agak kurang fit ya. Pengorbanan itu tidak sebanding dengan manfaat dan nilai kebaikan yang Allah tebarkan di bulan penuh rahmat ini. Ramadhan dihadirkan Allah untuk mensucikan otak dan pikiran kita dari segala hal yang merusakan selama 1tahun lebih.
Bayangkan saja, di siang hari kita harus menahan semua nafsu tanpa kecuali. Apapun nafsunya..kita hanya diarahkan untuk mengingat Allah. Kantor-kantor pun memangkas jam operasionalnya. Contoh kantor pos surabaya, yang biasanya jam 08.00 - 20.00, selama ramadhan hanya buka dari 08.00 - 16.00. Tujuannya memberikan waktu sebanyak-banyaknya untuk memanfaatkan bulan ramadhan ini, baik untuk keluarga maupun untuk beribadah.
Melakukan amalan di Bulan ramadhan tidak harus dengan yang berat-berat. Karena semua amalan baik di Bulan Suci ini berlipat nilai kebaikannya. Mari kita coba amalan ringan ini, mumpung masih hari keempat puasa:
1. Perbanyak senyum, dengan senyuman kita menebarkan kebahagiaan kepada orang lain. Ingat slogan3 S, Senyum-Salam-Sapa. Dalam bulan suci ini, dengan senyuman kita mempererat silaturahmi. Coba perhatikan, apa yang kita rasakan ketika bertemu orang dan berwajah cemberut ke kita? Marah bukan. Tetapi jika dia tersenyum, maka kita merasa dihargai. Kita pun pasti membalasnya dengan senyuman.
2. Rutin sedekah, minimal 1000/hari. Bersedekah adalah hal yang sangat dianjurkan dalam ISLAM, biasakan untuk bertanya kepada diri kita? “Sudahkah saya bersedekah hari ini??”. Secara nominal bisa berapa saja, mulailah untuk rutin. Jika dijalan bertemu dengan pedagang koran yang masih anak, berikan uangnya…kembalikan korannya. Sedekah adalah ibadah yang kontan langsung dibalas oleh Allah, baik secara material maupun berupa keselamatan. Karena itu di bulan suci biasakan bersedekah 1000/hari. Siap ??
3. Berikan takjil kepada yang berpuasa, ini adalah strategi cerdas selama ramadhan. Berikan takjil atau makanan pembuka, bisa segelas es teh atau kurma, atau hanya segelas kolak kepada mereka yang berpuasa. Anda akan mendapat nilai kebaikan sama dengan nilai puasa orang itu. Artinya anda dalan 1hari, jika anda memberikan takjil kepada 5orang, maka nilai puasa anda hari itu adalah 6x, karena anda sendiri dan 5 x dari orang yang anda beri takjil. Luar biasa bukan, hitung jika selama 30hari, berapa nilai kebaikan anda 180 kali lipat. Hanya dengan 5 gelas es teh setiap harinya.
4. Dengarkan ceramah, minimal 10menit, jika sebelum berbuka, biasakan untuk mendengar siraman rohani, tausyiah atau kultum (kuliah tujuh menit), baik di televisi atau di radio bagi anda yang sedang dalam perjalanan. Mendengarkan ceramah, pasti ada bacaan Alquran disitu. Dengan mendengarkan al-quran maka kita mendapat nilai kebaikannya. Apalagi di saat bulan ramadhan seperti ini, resapi dan masukkan nilai-nilai baru dalam tausyiah itu kedalam pikiran kita.
5. Menyegerakan berbuka puasa, ketika adzan maghrib terdegar, langsung ambil air putih untuk membatalkan puasa kita. Karena menyegerakan berbuka termasuk sunnah yang bernilai lebih dalam bulan ramadhan. Apalagi jika kita berbuka dengan kurma seperti yang dilakukan oleh Rasulullah. Dengan 3biji kurma ditambah air putih, maka energi kita menjadi pulih kembali. Bersiap untuk melakukan shalat maghrib terlebih dahulu.
Read more ...

pola makan saat puasa

Selasa, 24 Juli 2012
Puasa, menurut sabda Nabi MUHAMMAD.SAW membuat Lambung kita sehat,

Tapi bukan asal puasa, jika Asal puasa dan tidak di iringi dengan makanan yang sehat malah Makan yang banyak mengandung lemak jahat bisa membuat puasa kita tidak memberi hasil yang seperti yang kita harapkan malah membuat badan kita jadi sakit dan lamung kita dalam keadan yang tidak normal.
oke ini tips yang akan saya kasi untuk menjaga stamina dan lambung kita sehat saat puasa.
Berbagai variasi hidangan disediakan saat berbuka. Makanan-makanan itu memang menggiurkan namun belum tentu sehat. Nabi Muhammad SAW bersabda, ''Perut adalah rumah segala penyakit dan penjagaan atas makanan adalah awal pengobatan. Permulaan segala penyakit adalah mengisi perut dengan berlebihan.''
Anggota Ikatan Dokter Pemerhati Pengobatan Timur, dr Sukarliono, menjabarkan cara memilih makanan sehat kala berpuasa. Ia menyebutkan, sistem pencernaan dibagi dalam tiga fase, yaitu saat pukul 04.00 hingga 12.00 sebagai fase pembersihan. Pukul 12.00 sampai 20.00 itu fase mencerna, dan pukul 20.00 hingga 04.00 adalah fase penyusunan.
Karena itulah, menurut dr Sukarliono, saat sahur sebaiknya kita jangan mengonsumsi makanan yang terlalu berat. Bahkan, kalau bisa tidak makan nasi. ''Cukup minum susu kedelai, jangan susu sapi karena tidak bisa dicerna. Ditambah dengan makan pisang atau kurma atau bubur gandum,'' jelasnya.
Bisa juga makan nasi, namun dalam jumlah yang tidak banyak. Nasi ini sebaiknya ditambah dengan lauk pauk yang bagus dan mengandung kedelai, seperti tempe. ''Hindari konsumsi daging atau ayam, karena susah dikunyah, dan akhirnya akan terjadi pembusukan. Makanlah sayur-sayuran yang banyak,'' jelasnya.
Jika ingin makan telur, yang baik adalah didadar setengah matang. Telur seperti ini lembut dan mudah dicerna. Selain itu, minum merupakan kebutuhan yang sangat penting, misalnya 3-4 gelas air putih ataupun jus saat sahur.
Sedangkan untuk berbuka, dr Sukarliono menganjurkan diawali dengan makanan manis, seperti kolak. ''Ini berfungsi untuk menaikkan gula darah. Habis turun dinaikan dulu,'' katanya.
Setelah itu, Shalat Maghrib dahulu, supaya memberi kesempatan pada tubuh untuk bersiap. ''Karena pencernaan merupakan pekerjaan yang berat,'' katanya.
Untuk makanan ringan (snack), ia menganjurkan asupan yang dikukus. Makanan seperti ini jauh lebih baik daripada yang digoreng. ''Makanan atau tepung yang digoreng itu mengandung acrilmida toksin, dan ini akan membebani liver. Kita akan jadi lemah,'' katanya.
Setelah selesai shalat, barulah makan berat. Tidak apa mengonsumsi nasi asalkan tidak banyak, dua centong cukup, kalau bisa satu centong. Untuk lauk, pilihannya sama, hindari daging dan ayam. ''Untuk minum pun sama, sebaknya empat gelas, bisa minum es buah atau air putih,'' katanya.
Dilanjutkan dengan shalat tarawih. Sehabis tarawih, bisa mengonsumsi buah. Misalnya pepaya, nanas, atau yang lebih bagus adalah apel karena mengandung banyak serat.
''Kita memang harus banyak mengonsumsi sayur dan buah. Supaya proses pembuangan lancar, toksin rendah, dan beban liver ringan,'' ujarnya. Menu makanan sehat seperti ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar bulan puasa.

selain tips di atas ada juga nih tips dari saya agar puasa nya jadi lebih berguna .


1.  sahur lah dengan makanan yang bergizi dan dibuat diolah dengan bahan yang alami, tanpa penganwet,tanpa pewarna, tanpa penyedap yang berlebihan
2.  saat puasa sedang berlangsung usahakan tetap kuat pada niat , untuk puasa hingga magrib tiba.
3.  saat ngbuburit silakan buka ini di jamin puasa nya tambah bermakna dan dapat ilmu bermanfaat
4.  saat berbuka harus di dahulakan memakan makan yang berserat tinggi dan manis yang alami seperti ""kurma""
5. semoga puasa kita di terima Allah .... amin :)

Read more ...

mesjid yang KOKOH walau tanpa Semen Dan Besi

Selasa, 24 Juli 2012
maha besar Allah dengan segala firmanya.

sungguh kebesaran Allah yang maha besar , hanya dengan kehendak nyalah mesjid itu bisa berdiri kokoh meski berdiri walau tanpa tiang seperti yang di lansir dalam situs berita ini .

Ketua pembangunan Masjid Al-Muhajirin, Andi Patarai Nuur, 65 tahun, mengatakan sejak dibangun tahun 1957 masjid ini tidak menggunakan sebatang besi sebagai rangkanya, termasuk lantai dua sebagai tempat bertenggernya 25 menara.
"Sedikit pun tidak ada besi yang menjadi bagian utama bangunan ini," katanya kepada Tempo, Senin, 23 Juli 2012. Patarai yang mengaku terlibat langsung dalam pembangunan masjid tersebut mengatakan tempat ibadah itu dibangun oleh K.H. Sayyed Hasan Alwi.
Awalnya lokasi tersebut merupakan tempat masjid yang berukuran kecil. Namun setelah K.H. Sayyed Hasan alwi kembali ke Ujung Lero, setelah 10 tahun bermukim di Madinah, ia pun merombak masjid tersebut dengan berukuran 50 x 40 meter di atas lokasi 1 hektare.
Masjid itu dan mampu menampung 1.500 jemaah dan sejak dibangun belum pernah dipugar.

Menurut Patarai, bangunan pada masjid ini, termasuk bagian kubah yang bertengger di atas lantai dua, hanya terdiri dari susunan batu bata, tanpa semen dan besi sebagai tulang. Batu bata itu disusun di atas bilahan bambu.
Setelah kering, bambu tipis itu kemudian dilepas. "Hanya, bata yang telah dilangkahi atau dikencingi anjing tidak dipasang pada bagian masjid tersebut," kata Patarai.

Saat gempa bumi melanda daerah Pinrang tahun 1990-an, bangunan ini tetap kokoh. Padahal ada beberapa gedung di Kota Pinrang yang runtuh akibat guncangan gempa.

Seorang arsitek Jepang, kata dia, pernah mengunjungi masjid ini. Setelah melihat-lihat, ia tak percaya karena dianggap bertentangan dengan teori konstruksi bangunan.
Arsitek itu kemudian memprediksi 5 tahun yang akan datang masjid ini akan runtuh. "Tapi hingga 12 tahun setelah diprediksi, masjid ini tetap kokoh," ujarnya.

SUARDI GATTANG
Read more ...